Sukses Budidaya dengan Benih Ikan Gurami Unggul

Budidaya ikan gurami juga merupakan peluang usaha yang sangat prospektif. Hal ini terutama karena permintaan pasar terhadap gurami juga tergolong tinggi dan terus meningkat dari waktu ke waktu. Apalagi ikan air tawar jenis ini termasuk enak rasanya sebagai lauk konsumsi dan juga tinggi nilai nutrisinya.

Kebutuhan pasar terhadap gurame bukan saja datang dari kalangan rumah tangga namun juga tak sedikit dari warung makan dan restoran. Dari pedagang kaki lima hingga hotel berbintang banyak membutuhkan ikan jenis ini.

benih gurami

benih gurami

 

telur gurami

telur gurami

 

Tingginya kebutuhan pasar ternyata masih belum dapat dipenuhi hingga kini. Hal ini karena kapasitas produksi para petani gurami belum mencukupi kebutuhan yang ada. Inilah peluang usaha yang cukup prospektif dan perlu segera ditindaklanjuti secara nyata.

Kaila Farm adalah kelompok tani pembudidaya ikan gurame yang siap membantu anda mewujudkan keinginan anda untuk menjalankan usaha budidaya gurami. Lokasi pendederan Kaila Farm terletak di kota penting, yaitu di Yogyakarta. Lokasi ini menjadi sangat strategis terutama agar distribusi benih ikan gurame dapat secepatnya sampai ke berbagai daerah di Indonesia yang membutuhkan.

Dan berikut ini informasi pembibitan ikan gurame milik Kaila Farm.

Jenis : Bibit Gurame Soang

UkuranKapasitas / Box
Telur50.000 ekor
2-3 cm5.500 ekor
3-4 cm4.500 ekor
3-5 cm3.500 ekor
4-6 cm3.000 ekor
5-7 cm2.000 ekor
Jempol1.200 ekor

Tips Mempersiapkan Kolam Budaya Ikan Gurami

Sebelum benih ikan gurami ditebar, maka kolam pembesaran perlu dipersiapkan dengan baik. Berikut ini tips mempersiapkan kolam terpal atau tembok untuk budaya gurami yang perlu diperhatikan dengan baik.
Sebelumnya kolam sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu untuk membunuh berbagai hama yang dapat mengganggu proses pembesaran benih ikan.

budidaya ikan gurami

kolam pemeliharaan gurami

 

usaha budidaya gurame

kolam ikan gurami

 

pemberokan gurami

proses pemberokan

 

pengiriman bibit gurami

final packing

 

jual bibit gurami

kirim antar kota

 

Setelah itu masukkan air ke dalam kolam dengan cara dipancurkan dengan ketinggian sekitar 60 cm.
Selanjutnya, tebarkan garam ikan atau garam grasak dengan takaran sekitar 100 gram per meter persegi. Diamkan kolam selama sekitar 3 hari.

Setelah siap, tambahkan pupuk organik cair sebanyak 10 ml per meter persegi dan juga katalis plankton yang mengandung bakteri nitro (Em4, Sell multi) dengan dosis sebanyak 10 ml per meter persegi.

Diamkan kolam selama sekitar 5 hari hingga air kolam terlihat telah berubah warnanya menjadi bening kehijauan. Pada saat itu bibit ikan gurami pun siap untuk ditebar

Jangan lupa tambahkan atau sebar tanaman air, seperti kangkung atau enceng gondok untuk menutupi sekitar 25 persen dari luas areal kolam.

Selain mempersiapkan kolam pembesaran, anda juga sebaiknya memperhatikan cara menebarkan benih ikan gurame agar tidak menimbulkan kematian atau gangguan terhadap pertumbuhan benih. Inilah pentingnya proses adaptasi yang bertujuan agar bibit gurami tetap fit saat ditebar ke dalam air kolam yang baru.

Nah, untuk cara adaptasi benih gurame dilakukan sebagai berikut :

  1. Bibit ikan gurami yang masih terbungkus dalam plastik saat paket kiriman Kaila Farm tiba di lokasi anda, maka perlu segera dimasukan ke dalam kolam tanpa membuka bungkus plastic. Biarkan selama sekitar 10 menit hingga dinding plastik terlihat mengembun yang menandakan bahwa suhu air kolam dan air dalam plastik sudah sama.
  2. Setelah itu plastik lalu dibuka dan masukkan air kolam sedikit demi sedikit ke dalam kantong plastik benih hingga benih gurame terlihat telah menyesuaikan diri dengan baik. Langkah selanjutnya baru bibit gurami ditebar atau dilepaskan secara perlahan-lahan ke dalam air kolam.

Demikian, dan untuk pemesanan bibit ikan gurami ataupun informasi lebih detail, silahkan hubungi Ibu Marlia di telepon 0822.4298.0974 atauĀ 081586393924 dan Pin BB : D720073D

8 Responses to “Sukses Budidaya dengan Benih Ikan Gurami Unggul”
  1. salma says:
    • admisi says:
  2. alan says:
    • admisi says:
  3. agum says:
    • admisi says:
  4. ERdy Wijaya says:
    • admisi says:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *